10 Kelompok Negara Paling Rasis Di Dunia

10 Kelompok Negara Paling Rasis Di Dunia

UpgNation. – Kelompok Rasisme adalah sebuah sistem kepercayaan serta doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia. Yang menentukan pencapaian suatu budaya atau indivdu dan bahwa suatu ras tertentu lebih superior serta memiliki hak untuk mengatur ras yang lainya.

Kelompok Rasisme telah menjadi faktor pendorong diskriminasi sosial segregasi dan kekerasan rasial termasuk genosida. Politik juga sering menggunakan isu rasial untuk memenangkan suara. Istilah rasis telah digunakan dengan konotasi buruk paling tidak sudah ada sejak 1940-an dan di identifikasi suatu kelompok atau organisasi rasis yang sering bersifat kontroversial.

Istilah rasisme untuk menunjukan pada preferensi terhadap kelompok etnis tertentu sendiri ( etnosentrisme ), ketakutan terhadap orang asing ( xenofebia ), penolakan terhadap hubungan antar ras ( miscegenation ), dan generealisasi terhadap suatu kelompok orang tertentu ( stereotipe ).

Rasisme pada intinya adalah perasangka dan diskriminasi terhadap orang-orang dan ras kelompok tertentu. Meski beberapa negara berusaha menunjukkan bahwa mereka negara yang cinta damai. Ternyata beberapa negara masih dikenal sebagai Negara Rasis karena perlakuan penduduk ras tertentu terhadap ras lain di negeri tersebut.

  • Jerman

Dunia seperti mengakui secara jelas bahwa Jerman dalam Sejarah dunia merupakan salah satu negara yang dikenal dengan apa yang di sebut rasis.
Dan Jerman juga sebagai sebuah rasis negara, rasis dapat terlihat dalam sejarah yang mana Jerman yang dimainkan oleh Adolf Hitler. Meski kekuasaan Hitler telah lama berakhir namun, Jerman masih saja tetap menjadi salah satu negara paling rasis di dunia.

Namun penduduk asli Jerman memiliki kebencian terhadap orang asing masih mempercayai pada supremasi Jerman. Hingg asampai sekarang masih banyak ide-ide anti semit yang digaungkan meski tidak lagi terang-terangan.

  • Amerika Serikat

Negara yang sangat ketat memiliki undang-undang yang diskriminatif secara rasial pada sejarahnya. Di beberapa negara seperti Missouri, Missippi, Arizona adalah negara-negara yang biasa saja terhadap rasisme. Di negara-negara bagian itu, orang-orang yang bukan merupakan keturunan asli Amerika, kerap akan merasakan perlakuan rasis di Amerika. Belum lagi rasisme yang memandang perbedaan warna kulit.

  • Inggris

Inggris adalah salah satu negara yang paling rasis di dunia. Orang-orang asli Inggris kerap memandang rendah para imigran yang berasal dari India. Diskriminasi juga kerap dirasakan imigran dari Rumania, Bulgaria bahkan Rusia. Tidak hanya itu mereka juga menunjukkan sebuah tindakan kebencian terhadap Amerika dengan sebutan Yankees. Meskipun itu tidak terlalu kelihatan sekarang ini. Namun tindakan itu kadang sangat jelas terlihat dalam kehidupa sehari-hari.

  • Australia

Australia adalah negara yang sangat terbuka dan bebas dalam sebuah perjudian seperti bermain Poker domino. Namun kebanyakan orang tidak tahu bahwa kasus diskriminasi tetap terjadi di negara ini pada tahun 2009, ada banyak kasus di Australia dimana imigran dari India yang kerap menjadi salah satu sasaran dicelehkan. Meskipun undang-undang yang di buat telah lebih ketat, namun tidak berpengaruh. Masih banyaknya terjadi kasus yang menunjukan keegoisan penduduk asli yang sering menunjukan aksi rasisme mereka.

  • Rusia

Rusia sangat dikenal akan sebuah praktek rasisme mereka yang masih berlaku hingga sekarang. Rasa nasionalisme mereka yang tinggi kerap membuat mereka tidak pernah menghargai etnis lain. Kebencian terhadap pendatang dari Afrika,Asia, Eropa bahkan Cina sering mereka menunjukan secara terang-terangan. Meski begitu pemerintah Rusia dan PBB masih berusaha untuk menghentikan rasisme di Rusia

  • Rwanda

Rwanda adalah sebuah nagara yang pernah menjadi sejarah kelam pemusnahan masal Rwanda yang sangat membuktikan bahwa negara ini juga salah satu negara yang rasis. Selisih antara dua suku yakni suku Tusi dan Hutu yang menimbulkan sebuah bencana yang memakan banyak korban jatuh di antara kedua pihak 800.000 orang tewas dalam tragedi tersebut.

  • Jepang

Jepang adalah negara pertama yang mendirikan undang-undang dan peraturan yang melarang keras rasisme dan diskriminasi. Namun masih banyak nya praktek diskriminasi yang masih terjadi di negara Jepang ini. Warga negara asli Jepang yang memiliki tingkat toleransi yang rendah untuk para imigran dari negara lain. Sebagian besar penduduk asli Jepang menganggap diri mereka Eksklusif. Sebuah Laporan PBB pada tahun 2005 menunjukan keprihatinan yang mendalam terhadap rasisme di negara Jepang.

  • Israel

Sudah hampir berpuluhan tahun kontroversi antara Israel dengan Palestina tidak ada ujung perdamaian. Kejahatan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina cukup membuktikan adanya praktek rasisme yang mereka lakukan. Rakyat Palestina yang merupakan penduduk asli dipaksa mengungsi dari tanah air mereka sendiri dengan berbagai perlakuan yang sangat kejam.

  • Pakistan

Meskipun Pakistan adalah sebuah negara mayoritas muslim. namun praktek rasis masih kerap terjadi di negara ini. Konflik antara Syiah dan Sunni membawa negara ini pada perang yang berkepanjangan. Ditambah lagi hubungan dengan negara tetangga, India yang terlalu baik juga menambah daftar rasisme dan diskriminasi yang sering terjadi di negara ini.

  • India

Negara yang begitu banyaknya keanekaragaman dapat berpotensi menjadi negara yang rasis India adalah salah satu buktinya. Orang-orang india adalah orang yang paling rasis du dunia. dikarenakan Hingga hari ini anak yang lahir di keluarga India diajarkan untuk menghormati orang-orang berkulit putih dan memandang rendah orang orang berkulit gelap.
Tak heran jika orang india begitu memuja orang asing yang berkulit putih. Perbedaan kasta juga sangat menambah praktek diskriminasi yang terjadi di negara ini.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *