KKK Kelompok Rasis Terkejam di Dunia

KKK Kelompok Rasis Terkejam di Dunia

UPG Nation – KKK atau Ku Klux Klan dikenal sebagai kelom rasis terkejam di dunia yang berasal dari Amerikat Serikat. Dipercayai ‘The Klan” ini berdiri pada 24 Desember 1865. Kelompok ini memiliki keyakinan yang sangat kontroversi yaitu ras kulit putih adalah ras yang terbaik. KKK berdiri dengan tujuan untuk memberantas kaum kulit hitam dan minoritas lain yang berada di Amerika seperti Yahudi, Asia, dan Katolik Roma. Kelompok ini mendapat perlawanan dari pemerintah AS sendiri dan dinyatakan sebagai organisasi ilegal. Namun mereka tetap menjalankan aksi pembunuhan terhadap warga kulit hitam di Amerika. Terlebih lagi, terkadang mereka juga menyerang kaum kulit putih yang dianggap sebagai pelindung untuk kaum kulit hitam. Aksi kelompok ini memuncak pada 1950-1960 yang akhirnya di dirikan kelompok perlawanannya dari kaum kulit hitam Amerika. Kelompok perlawanan ini mendapat dukungan dari tokoh-tokoh HAM dunia seperti Malcolm X dan martin Luther King. Hingga saat ini, pemerintah AS belum dianggap melakukan usaha konkrit untuk memberantas kelompok ini.

Sejarah Berdirinya Ku Klux Klan

Berdiri secara independent pada 24 Desember 1865, kelompok ini kemudia direformasi secara resmi oleh William J. Simmons selaku pendirinya pada tahun 1915. Kelompok ini di dirikan karena orang-orang kulit hitam berhasil membebaskan mereka dari jeratan perbudakan. Pada masa ini kelompok ‘The Klan’ ini berhasil merebut 3000 lebih anggota. Presiden Andrew Johnson menutup mata akan kehadiran kelompok mengerikan ini.

Menjalankan Aksinya

KKK Menjalankan Aksinya

KKK Menjalankan Aksinya

Mereka biasanya berkendara dimalam hari dan mencari target-targetnya dibawah penyamaran jubah putih dengan topi kerucut yang menutupi wajahnya. Terlihat seperti hantu jika dilihat dari kejauhan dimalam hari. Mereka juga mengadakan pembaptisan bagi para anggota yang baru bergabung dengan ritual ploco dan sumpah yang aneh. Saat kelompok ini semakin besar, penderitaan kaum minoritas di Amerika Serikat semakin menjadi. Mereka kerap membakar rumah-rumah orang kulit hitam dimalam hari. Karena kebencian terhadap kaum kulit hitam, penyebaran kelompok inipun semakin menjadi hingga memiliki anggota sebanyak 6 juta anggota.

Ku Klux Klan Pada Era 1920-an

Pada akhir abad ke-19, kelompok ini sempat beberapa kali jatuh bangkit. Namun pada tahun 1920an mulai lahirlah The Second KKK yang memiliki slogan “One Hundred Percent Americanism. Namun sekali lagi, gerakan ini dipatahan oleh pemerintah dan masyarakat sipil Amerika yang membela persamaan hak. Ku Klux Klan saat itu mendulang emas, dalam satu tahun mereka mendapatkan anggota baru sebanyak 100 ribu dengan biaya pendaftaran sebesar $10. Dengan itu kelompok ini dapat memenuhi kebutuhan mereka untuk membeli senjata atau melakukan operasi kejam mereka.

Namun kekayaan membuat para petinggi KKK berebut kuasa untuk mengendalikan keuangan mereka. Dalam kelompok inipun terlibat skandal dan perpecahan mereka di ekspos di New York World dan berbuntut dijalankannya penyelidikan kongres. Penyorotan negatif terhadap Klan ini ini menjadi sarana publikasi gratis bagi kelompok tersebut untuk menyebar luaskan nama mereka. Dari penyorotan inilah KKK mendapat jumlah anggota yang sangat banyak dan salah satu anggota mereka menjadi senator pada tahun 1922. Seorang anggota asal tempat lahirnya agen judi poker Texas Earl Mayfield menjadi seorang Senator. Pengaruh ‘The Klan’ berperan untuk menentukan gubernur-gubernur Georgia, Alabama, California, dan Oregon. Pada tahun 1926 kejayaan kelompok ini kembali hilang seiring terjadi resesi dunia pada tahun 1930, KKK mengalami penyusutan yang sangat besar.

Ku Klux Klan Saat ini

Meskipun dinyatakan penyusutan yang sangat pesat, namun kelompok rasis ini tidak benar-benar mati. Pada tahun 1949 seorang dokter dari Atlanta, Samuel Green mencoba membangkitkan kembali Klan ini. Dengan merubah nama menjadi Knights of The Ku Klux Klan. Semboyannya adalah persamaan hak untuk semua dan tidak ada hak istimewa untuk siapapun. Semboyan ini berlaku di Louisiana pada tahun 1956 dan tidak lagi menggunakan terror. Tapi bagaimanapun juga, KKK tetap kelompok rasis terkejam. Di tahun 1960an inilah generasi KKK ke-3 memuncak hingga akhirnya para tokoh persamaan hak turun tangan Malcolm X dan Martin Luther King. Malcolm X mati tertembak saat memberi ceramah pada tanggal 21 Febuari 1965 dan Martin Luther King mati tertembak pada 4 April 1968.

Malcolm X dan Martin Luther King

Malcolm X dan Martin Luther King

Pada tahun 1997 FBI berhasil menangkap 4 orang anggota True Knights of KKK di Dallas. Mereka di tanggap dalam upaya berkonspirasi untuk melakukan berbagai aksi perampokan. Di masa-masa inilah mereka melakukan pergerakan secara geriliya atau secara diam-diam. Pada tahun 1999 dewan kota Charleston, South Carolina menyutujui resolusi bahwa The Klan KKK termasuk dalam daftar organisasi teroris. Dan tahun 2004 seorang profesor dari University of Louisville berkampanye bahwa The Klan KKK harus dicap sebagai organisasi teroris dan segala aktifitasnya didalam kampus harus ditindak.

Hingga saat ini Klan ini masih hidup namun persatuan mereka terbelah sehingga anggotanya terpisah-pisah. Dalam serangkaian wawancara dengan Associated Press, para pemimpin Klan mengatankan politik di AS sedang berpihak pada mereka. Menghentikan atau membatasi imigrasi adalah keinginan klan pada tahun 1920 yang menjadi tujuan utama mereka. Para pemimpin mengatan keanggotaannya telah meningkat di akhir masa jabatan kedua presiden Barack Obama. Meskipun berkali-kali mencoba mengubah citra mereka di masyarakat, 150 tahun setelah dibentuk, klan ini masih saja membakar salib. Meskipun tidak ditempat umum seperti yang mereka lakukan di bulan April 2016 saat pawai di Georgia.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *